Badal Haji / Umroh

Badal Haji / Umroh

SEPUTAR BADAL HAJI / UMROH

Pengertian Badal

Badal artinya ganti.

Maka yang dimaksud dengan Badal Haji adalah : Menggantikan orang lain dalam melaksanakan kewajiban ibadah haji dikarenakan adanya halangan tertentu seperti penyakit, usia senja (uzur) atau kematian. 

Syarat diperbolehkannya Badal Haji

Para ulama menjelaskan bahwa ada tiga syarat boleh membadalkan haji;

  1. Yang membadalkan adalah orang yang telah berhaji sebelumnya
  2. Yang dibadalkan telah meninggal dunia atau masih hidup namun tidak mampu berhaji karena sakit atau telah berusia senja
  3. Yang akan dibadalkan mati dalam keadaan Islam.

Hadits disyariatkannya Badal Haji :

  • عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ امْرَأَةً جَاءَتْ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَتْ إِنَّ أُمِّي نَذَرَتْ أَنْ تَحُجَّ فَمَاتَتْ قَبْلَ أَنْ تَحُجَّ أَفَأَحُجَّ عَنْهَا قَالَ نَعَمْ حُجِّي عَنْهَا أَرَأَيْتِ لَوْ كَانَ عَلَى أُمِّكِ دَيْنٌ أَكُنْتِ قَاضِيَتَهُ قَالَتْ نَعَمْ فَقَالَ اقْضُوا اللهَ الَّذِي لَهُ فَإِنَّ اللهَ أَحَقُّ بِالْوَفَاءِ .

[رواه البخاري]

Artinya: 

“Diriwayatkan dari  رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُابْنِ عَبَّاسٍ., bahwa seorang perempuan datang kepada Nabi مُحَمَّدٌ ﷺ, lalu berkata: Sesungguhnya ibuku telah bernadzar untuk berhaji, lalu ia meninggal dunia sebelum ia melaksanakan haji, apakah saya harus menghajikannya? Nabi مُحَمَّدٌ ﷺ bersabda: Ya hajikanlah untuknya, bagaimana pendapatmu seandainya ibumu memiliki tanggungan hutang, apakah kamu akan melunasinya? Ia menjawab: Ya. Lalu Nabi مُحَمَّدٌ ﷺ bersabda: Tunaikanlah hutang (janji) kepada الله سُبْحَانَهُ وتَعَالَى, karena sesungguhnya hutang kepada الله سُبْحَانَهُ وتَعَالَى lebih berhak untuk dipenuhi.”
(Hadits Riwayat Bukhari)

  • أَنَّ امْرَأَةً مِنْ خَثْعَمَ قَالَتْ يَا رَسُولَ اللهِ إِنَّ أَبِي شَيْخٌ كَبِيرٌ عَلَيْهِ فَرِيضَةُ اللهِ فِي الْحَجِّ وَهُوَ لَا يَسْتَطِيعُ أَنْ يَسْتَوِيَ عَلَى ظَهْرِ بَعِيرِهِ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَحُجِّي عَنْهُ .

[رواه مسلم والجماعة]

Artinya: 

“Bahwasanya seorang wanita dari Khos’am berkata kepada Nabi مُحَمَّدٌ ﷺ: Ya رسول الله sesungguhnya ayahku telah tua renta, baginya ada kewajiban الله سُبْحَانَهُ وتَعَالَى dalam berhaji, dan dia tidak bisa duduk tegak di atas punggung onta. Lalu Nabi مُحَمَّدٌ ﷺ bersabda: Hajikanlah dia.” (Hadits Riwayat Muslim)

 

Syariat Badal Umroh

Adapun syariat Badal Umroh, para ulama menyatakan bahwa hukum badal umrah sama dengan badal haji.

Para ulama fiqih secara umum membolehkan berumrah untuk orang lain karena ibadah umrah sama seperti haji yang mana keduanya adalah ibadah fisik dan harta, maka boleh ada badal di dalamnya. Hal ini masuk dalam kategori qiyas.

Ulama Syafi’iyah berpendapat bahwa boleh ada badal atau menggantikan pelaksanaan umrah dari orang lain jika yang digantikan adalah orang yang sudah wafat atau orang yang masih hidup namun tidak lagi memiliki kemampuan untuk menunaikannya sendiri seperti karena faktor usia lanjut atau menderita penyakit yang tidak ada harapan untuk sembuh.

Siapa saja yang sudah dibebani untuk berumrah dan punya kemampuan saat itu namun tidak melakukannya hingga meninggal dunia, maka wajib diumrohkan oleh orang lain dari harta peninggalan si mayit. Adapun orang lain yang tidak ada hubungan kerabat jika menunaikan umrah tersebut tetap dianggap sah walau tanpa izinnya. Sebagaimana tetap sah jika ada yang melunasi hutang walau tanpa izinnya.

Ulama Syafi’iyah juga berpendapat, boleh juga menunaikan umrah yang sunnah jika yang digantikan tidak mampu menunaikan sendiri sebagaimana boleh juga menunaikannya untuk mayit.

Wallahu a’lam bisshawab

 

  1. Infaq pelaksanaan Badal Haji Rp. 10.000.000
  2. Infaq pelaksanaan Badal Umroh Rp. 4.000.000
  3. Akan diberikan syahadah/sertifikat Badal setelah pelaksanaan badal, termasuk souvenir/kenang-kenangan
  4. Seluruh pembayaran hanya diakui sah bila melalui salah satu dari rekening kami
  5. Rekening pembayaran
    Atas nama : PT. Altour Yasa Abadi
    BankNomor Rekening
    Bank Mandiri167 0002 375 375
    Bank Central Asia (BCA)305 302 4455
    Bank Syariah Mandiri7136 039 495
      
  6. Informasi layanan konsumen : 0812 8110 1515